googleb2757ebb443295f5 Masa Depan Cerah: #5: 1290 DAYS ( 1290 Hari )

Rabu, 28 Maret 2012

#5: 1290 DAYS ( 1290 Hari )

Maka mereka akan mendengarkan Firman Tuhan, Yang begini : “ Harus ini harus itu, mesti begini mesti begitu, tambah ini tambah itu ! Yes 28 : 13


Ketika saya mulai mempelajari Kitab Wahyu kira-kira 28 tahun yang lalu, apa yang sesungguhnya saya cari dalam ayat-ayat Alkitab sesuai pemikiran saya untuk mendukung pandangan tujuh tahun masa penderitaan (Seven-Year Tribulation) yang begitu sangat saya percayai dan ajarkan. Saya hanya merasa yakin seperti orang lain bahwa ayat-ayat tersebut seharusnya ada. Kejutan dalam hidup saya datang ketika saya tidak dapat menemukan ayat-ayat Alkitab yang mendukung pandangan tersebut. Pilar-pilar utama dari pandangan tersebut adalah nubuatan “days ( hari )“ yang diambil dari Daniel 12:11-12. Sekarang kita telah menyadari bahwa kita seharusnya menterjemahkan nubuatan hari sebagai tahun. Tetapi jika yang dimaksud adalah tahun, kapan kita tahu nubuatan tersebut dimulai dan kapan nubuatan tersebut berakhir ? Untuk itu kita perlu melihat kapan Tuhan memberikan nubuatan tersebut kepada Daniel :

Dan 10:1 “ Pada tahun ketiga pemerintahan Koresy, Raja orang Persia, suatu firman dinyatakan kepada Daniel yang diberi nama Beltsazar; firman itu benar dan mengenai kesusahan yang besar. Maka dicamkannyalah firman itu dan diperhatikannyalah penglihatan itu “

Daniel 10:1 sampai Dan 12:13 adalah penglihatan Daniel terakhir. Tahun tersebut adalah 533 SM dan nubuatan tersebut adalah jelas sekali mengenai masa depan dari bangsa Daniel, yaitu bangsa Yahudi, setelah masa penawanan mereka. Porsi utama dari nubuatan ini adalah sebuah penjelasan detail mengenai ramalan mengenai Media Persia dan Yunani yang akan menguasai Yahudi di Tanah Suci selama 400 tahun ke depan. Kekaisaran Babilon telah jatuh kira-kira beberapa tahun yang lalu dan Daniel sekarang telah menjadi seorang yang sangat tua, kira-kira dalam usia 90 tahun. Dia telah ditawan di Babilon selama 73 tahun. Sesuai dengan Ezra 3:2, bangsa Yahudi memulai perjalanan kembali ke Tanah Suci dibawah kepemimpinan seorang bangsawan Yahudi yang bernama Zerubabel dan seorang imam tinggi yang bernama Yesua. Hal ini adalah latar belakang sejarah untuk Nubuatan Daniel yang terakhir, dimana didalamnya terdapat ayat yang membingungkan dan sulit dimengeri yaitu mengenai “masa” dan yang satu lagi mengenai “hari” :

Dan 12:11 “ Sejak dihentikan korban sehari-haridan ditegakkan dewa- dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari “

Sesunguhnya, aneh dan sulit dipahami. Nubuatan “hari” apakah hanya periode 24 jam seperti hari yang biasa, atau dapat disimpulkan sebagai tahun kembali seperti nubuatan 69 minggu...dan jika hal itu berhubungan dengan tahun, apa yang dimaksud dengan “ Abomination that maketh Desolate ( Kekejian yang membinasakan ) ? “

Baiklah, ayat tersebut menunjuk kepada “Daily Sacrifices ( Korban Bakaran Setiap Hari )“ dan sejak korban tersebut hanya dilayani dan dilaksanakan di Bait Suci di kota Yerusalem, maka Bait Suci sebagai tempat dilakukan korban bakaran harus diikutsertakan dan dilibatkan. Sebagai akibatnya, kekejian yang dimaksud seharusnya adalah sesuatu yang dilakukan pada bagian Bait Suci yang mengotori kesucian Bait Suci dan membuat hal tersebut menjadi tidak memungkinkan bagi Imam untuk melaksanakan korban bakaran di tempat tersebut. Hal tersebut adalah nyata dan benar dalam jamannya Daniel dan masih nyata dan benar sampai hari ini. Tuhan tidak pernah berubah walaupun sebenarnya bangsa Yahudi seharusnya bisa melakukan korban bakaran dimanapun, mengenai ketetapan dan perintahNya dalam Alkitab ( Kitab Perjanjian Lama selalu benar terhadap masalah persembahan dari bangsa Yahudi yang dilakukan di”Bukit-Bukit Pengorbanan ( high places ),” sebagai tempat persembahan yang menggantikan Bait Suci [ 2 Taw 28:24-25 ]. Imam memiliki wewenang untuk melakukan persembahan korban bakaran hanya pada mezbah yang telah ditentukan oleh Tuhan [ Ulangan 12:10-14 ]; jadi bagi bangsa Yahudi sebuah kekejian yang membawa kebinasaan adalah segala sesuatu yang menyebabkan mereka tidak dapat melakukan persembahan korban bakaran di salah satu bagian Bait Suci. Hukum dan peraturan Imam Lewi mendiktekan bahwa seseorang yang menajiskan Bait Suci harus dilempari batu sampai mati. Dalam hal pembangkangan seperti ini, Raja Yunani, Antiokus Epipanes, mengorbankan seekor babi di mezbah korban bakaran [ kira-kira tahun 168 SM ], yang mana insiden ini menyebabkan revolusi Makabe, karena orang-orang Yahudi waktu itu menganggap hal tersebut sebagai suatu kekejian. Setelah penajisan, Imam harus melakukan suatu ritual khusus untuk memurnikan atau menyucikan mezbah tersebut sebelum mereka kembali melakukan persembahan korban bakaran di mezbah tersebut ).

Tetapi untuk “ penghapusan korban bakaran ( abolition of sacrifices ) “ yang mana yang dimaksud oleh Tuhan dalam nubuatan 1290 hari? Sekarang mari kita tidak membuang doktrin Perjanjian Baru untuk firman Perjanjian Lama tersebut. Kepada siapa ayat ini ditujukan sangat jelas ditulis. Ayat ini dalam bahasa Ibrani dan untuk Bangsa Yahudi, jadi hal ini mengenai Tanah Suci sewaktu kekuatan bangsa-bangsa asing memerintah disana. Hal ini ditunjukkan dalam konteks “ anak-anak bangsamu ( thy people) “ [ Dan 12:1]. Daniel adalah seorang bangsa Yahudi dan nubuatan yang diberikan kepada-nya oleh karena itu mengenai bangsa Yahudi selama jaman bangsa-bangsa asing. Hal ini bukan alasan untuk percaya bahwa Tuhan memberitahukan kepada Daniel mengenai sesuatu yang berhubungan dengan penghentian korban bakaran yang mungkin mengambil waktu dan tempat 2500 tahun kemudian pada akhir jaman di Era Kristen.

Persembahan Korban Bakaran dihentikan untuk sementara waktu muncul tiga kali dalam Perjanjian Lama : sekali sebelum Daniel [ 2 Taw. 28: 24-25 ]. Kemudian selama masa penawanan di Babiloni [2 Taw 36:19] dan sekali kira- kira 400 tahun tahun kemudian oleh Raja Yunani Antiokus Epipanes. Jadi untuk kejadian atau peristiwa yang mana kalian harapkan yang dimaksud Tuhan ? Baiklah, kepada siapa nubuatan diberikan ? Kepada Daniel pada tahun 533 SM. Sebagai akibatnya : kita harus sangat percaya bahwa yang dimaksud dengan Tuhan adalah korban bakaran yang dihentikan selama masa hidup dari Daniel Sendiri : suatu penghentian dari Koran bakaran yang pasti berhubungan dengan Daniel.

Kapan waktu penghancuran dari Bait Suci ? bukankah hal itu jelas. Nebukadnezar menghancurkan Bait Suci pada tahun 586 SM, tetapi Nabi Yeremia memberitahukan kepada kita bahwa korban bakaran masih tetap dilanjutkan pada bagian lain dari bait Suci untuk jangka waktu yang cukup lama setelah Bait Suci dibakar :

Yer 41:5 “ Datanglah orang-orang dari Sikhem, dari Silo dan dari Samaria, delapan puluh orang jumlahnya, yang janggutnya bercukur, pakaiannya koyak-koyak dan badannya bertoreh-toreh; mereka membawa korban sajian dan kemenyan untuk dipersembahkan di Rumah Tuhan.

Orang-orang tersebut datang ke Bait Suci setelah pemerintah provinsi dari Gedaliah, tujuh sampai sepuluh bulan setelah Bait Suci dibakar, sehingga disana seharusnya ada beberapa Imam yang memurnikan Bait Suci sehingga mereka tetap bisa melakukan korban bakaran kepada Tuhan. Dua tahun telah berlalu, dari bagian terakhir kitab Yeremia kita membaca :

Yer 52 : 30 “ Dalam tahun keduapuluh tiga zaman Nebukadnezar, diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, tujuh ratus empat puluh lima jiwa orang Yehuda; seluruhnya berjumlah empat ribu enam ratus jiwa. “

Nebukadnezar naik tahta Babilon sekitar tahun 606 – 605 SM. Dua puluh tiga tahun kemudian adalah tahun 583 SM. Oleh karena itu penawanan terakhir pada tahun 583 SM adalah sebuah waktu yang sangat membantu secara firman untuk mengetahui kapan korban bakaran dihentikan. Bangsa Babilon membawa para bangsawan, orang-orang yang ahli dan para imam sebagai tawanan; mereka hanya menyisakan orang-orang termiskin di tanah suci ( Disini ada tiga sampai tiga tahun yang membingungkan dalam hal penanggalan bangsa Babilon yang berhubungan dengan kejadian yang luar biasa mengenai naiknya nebukadnezar ke tahta Babilonia. Ayah Nebukadnezar, Nebopolassar wafat ketika Nebukadnezar sedang berada di Siria berperang dengan Firaun dari Mesir. Beberapa sumber terbaru menentukan bahwa tahun pertempuran tersebut yang dikenal sebagai pertempuran karkemis adalah tahun 606-605 SM ). Oleh karena itu jelas sekali bahwa tidak ada Imam yang dapat melakukan pemurnian atau penyucian yang tertinggal yang dapat melaksanakan persembahan korban bakaran. Pengalaman yang menghancurkan tersebut seharusnya untuk bangsa Yahudi di pembuangan.

Oh, bagaimana pun hal ini seharusnya membuat bangsa Yahudi bertobat dan menyesal. Dari pembuangan di Babilon sampai dengan hari ini, mereka tidak pernah ditinggalkan dari Yahwe, Tuhan mereka, walaupun ditemukan banyak berhala ditengah mereka. Sebagai bangsa yang ditaklukkan dalam pembuangan, mereka memiliki waktu selama 70 tahun untuk menyesali pembangkangan mereka, dan mereka tidak melupakan peristiwa tersebut. Penyesalan mereka dengan sangat sedih dicatat dalam kutipan dari seorang pemazmur yang tidak dikenal :

Di tepi sungai-sungai Babel, disanalah kita duduk sambil menangis, Apabila kita mengingat Sion. Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita. Sebab disanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita : “Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion ! “ Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian Tuhan di negeri asing ? Mazmur 137 : 1 - 4

Walaupun pemazmur tersebut berjarak beberapa ratus mil dari Yerusalem, Daniel mengetahui segalanya mengenai tawanan dan sandera yang baru. Kelompok lain dari tawanan bangsa Yahudi yang dibawa oleh Nebuzaradan, kepala pengawal raja, pasti tidak lepas dari pengamatan Daniel. Dia adalah salah satu orang yang terlibat setiap hari dalam pemerintahan raja Nebukadnezar [Dan 2:48-49]. Hal itu pasti sangat mendukakan hati Daniel, begitu dia mendengar bahwa korban bakaran telah dihentikan dan sekarang Bait Suci milik Tuhan, sama sekali hancur. Kita dapat membuktikan bahwa bagian lain dari bait Suci telah sama sekali ditinggalkan selama sisa masa hidup Daniel dari Dan 9 : 17 dan Ezra 3:2-3. Sekarang dengan latar belakang sejarah tersebut, mari kita kembali lagi pada Dan 12 : 11 :

Dan 12:11 “ Sejak dihentikan korban sehari-haridan ditegakkan dewa- dewa kekejian yang membinasakan itu ada 1290 hari.”

Dengan memakai unit pengukuran hari-tahun untuk ayat tersebut, Daniel kemudian dapat memahami penglihatan tersebut ( ini yang menyebabkan bagaimana Daniel dapat memahami nubuatan. Tuhan memberikan penglihatan 1290-hari, 50 tahun setelah korban bakaran yang biasa dilaksanakan dhentikan. Dapat diketahui bahwa Daniel tidak melihat sesuatu yang penting dan khusus mengenai 1290 hari dalam hitungan 24 jam sehari setelah korban bakaran tersebut dihentikan, jadi dia tahu bahwa Tuhan berbicara mengenai sesuatu waktu dari pada hari yang biasa. Daniel kemudian memakai definisi nubuatan hari yang diberikan kepada Yehezkiel [ Yeh 4:6 “ Aku menetapkan satu hari untuk satu tahun ] dan melihat bahwa kekejian akan terus berlangsung selama 1290 tahun nubuatan Perjanjian Lama di masa yang akan datang ). Dia mengingat kapan korban bakaran yang biasa dilakukan pada pagi dan sore hari telah dihentikan. Dia kemudian melihat 1290 tahun nubuatan ke depan dari waktunya saat itu. Dia sekarang melihat suatu kekejian yang tidak dapat dipercaya yang akan memasuki bukit dimana Bait Suci berdiri, suatu kejahatan yang akan membawa kepada kebinasaan. Daniel telah mengetahui mengenai kekejian yang akan datang kemudian yang akan mencemari dan mencegah dilaksanakannya korban bakaran kepada Allah Yahwe orang Israel di sana di masa depan. Apakah kejadian yang mengerikan yang akan terjadi ? Daniel tidak dapat mengetahuinya apa, tetapi kita dapat karena 1290 tahun nubuatan dipenuhi 1300 tahun yang lalu, nubuatan tersebut digenapi pada tahun 688 M ( Beberapa orang mungkin berargumen bahwa korban bakaran telah dihentikan satu atau dua tahun sebelumnya, atau beberapa tahun kemudian daripada tahun 583 SM, seperti yang telah diperkirakan penulis. Tetapi tidak ada dari salah satu argument tersebut yang menyatakan bahwa penghentian korban bakaran dilaksanakan sebelum dilakukan penghancuran Bait Suci [ 586 SM ], atau tidak lebih dari 10 tahun kemudian. The Dome of the Rock dan mesjid Al-Aqsa dibangun di bukit Bait Suci selama 20 tahun, dari 685 sampai 705 M. Dengan membiarkan kebebasan berpikir yang paling jauh dari argument para ahli, bahwa pandangan 20 tahun tidak dapat dihindari ).

Jadi apa yang terjadi pada tahun 688 M ? Jelas, dari tahun 685 M sampai dengan 705 M, Kalifah Muslim, Abd el Malik ibn Marwan, membangun sebuah memorial untuk mengenang Muhammad, The Dome Of The Rock, di Bukit Bait Suci ! Jadi kita sekarang memiliki sebuah identifikasi yang positif. Yaitu sebuah stuktur dari agama Islam :

The Dome of The Rock adalah kekejian yang membinasakan !

Hal diatas bukan hanya sebuah kebetulan atau suatu teologi dugaan ( suppositional ). Interpretasi hari-tahun sesuai terhadap ayat yang terdapat dalam Daniel 12:11 dan nubuatan tersebut sesuai dengan sejarah dalam hal tahun. Waktu dari pembangunan The Dome of The Rock dapat jelas sekali diketahui sehingga kalian dapat membuktikan sendiri dari ensiklopedia manapun.

Dan karena itu, untuk pertama kali dalam Firman, kita mencapai Islam. Tidak ada orang lain tetapi Islam yang bertanggung jawab untuk pembangunan yang merupakan suatu kekejian yang membinasakan. Lebih jauh lagi, kekejian yang berhubungan dengan the Dome of the Rock bukanlah suatu teologia yang baru. Ini adalah sebuah kebenaran yang telah diketahui gereja selama 1400 tahun, tetapi bagaimanapun juga kita telah dibuat untuk melupakan kata-kata nubuatan tersebut yang mana Sopronius, Uskup Gereja Yerusalem telah mengorbankan nyawanya ( Jerry Landay dalam bukunya, The Dome of the Rock [ Newsweek, New York, NY, 1972 ] hal. 18, mencatat bahwa ketika Kalifah Omar memasuki Yerusalem pada tahun 639 M, dia kemudian bertemu dengan Sopronus, Uskup Gereja Yerusalem, yang menunjukkan kepadanya mengenai kota, Melihat Bukit Bait Suci [dalam puing-puing], Omar kemudian menyatakan bahwa dia akan membangun memorial untuk Muhammad pada tempat asli dimana Bait Suci berdiri. Mendengar itu, Sopronus berteriak dengan ngeri, “Sungguh, ini adalah suatu kekejian yang membinasakan seperti yang telah dikatakan oleh Nabi Daniel, dan hal tersebut sekarang berdiri pada tempat suci.” Walaupun Sopronus seorang tua yang telah berumur 80 tahun, Kalifah Omar menahannya dalam penjara untuk melaksanakan kerja paksa dengan keras yang kemudian membunuhnya ).

Gunung Bait Suci milik Tuhan dalam Alkitab dibuat terlantar secara spiritual selama 13 abad yang lalu dan sampai sekarang masih terlantar. Orang-orang Yahudi tidak dapat melakukan korban bakaran kepada Tuhan dengan masih adanya bangunan tersebut disana. Hal ini yang menyebabkan beberapa rabi Yahudi yang konservatif diantara mereka berusaha meruntuhkannya. Hal ini bukanlah suatu rahasia lagi bagi Rabi-rabi Yahudi bahwa the Dome of the Rock adalah sebuah kekejian yang membinasakan. Dalam bab-bab berikutnya kita akan melihat bagaimana Alkitab Perjanjian Baru sangat penuh mendukung bahwa bangunan tersebut sebagai, “ Kekejian yang membawa kebinasaan.”

Sekarang, jangan lupa tahun 583 SM, 688 SM atau the Dome of The Rock. Kita akan terus mengulang dan memakai tahun tersebut dan bangungan tersebut. Tahun-tahun tersebut merupakan nubuatan-nubuatan yang penting.



Daftar lengkap Ebook Islam di akhir zaman (Klik untuk membaca):

Catatan Penerjemah
Dedikasi
#1: CRIME SCENE (Adegan Kejahatan)
#2: THE DETECTIVE ( Sang Detektif )
#3: WHEN ARE WE ? ( Kita Sekarang berada di jaman apa ? )
#4: 69 WEEKS ( 69 Masa )
#5: 1290 DAYS ( 1290 Hari )
#6: WRONG ROCK ( Batu yang Keliru )
#7: TWO WITNESSES ( Dua Saksi )
#8: TIME, TIMES & A HALF (Satu Masa, Dua Masa dan Setengah Masa)
#9: MOUNTING EVIDENCE ( Bukti Yang Segunung )
#10: LEOPARD – BEAR – LION ( Macan Tutul – Beruang – Singa )
#11: TWO-HORNS ( Dua-Tanduk )
#12: MARK OF THE BEAST ( Tanda dari Binatang )
#13: SCARLET BEAST ( Binatang Merah ungu )
#14: HOUR, DAY, MONTH & YEAR ( Jam, Hari, Bulan & Tahun )
#15: A LITTLE ABOUT RIVETS ( Sedikit Cerita Tentang Paku-Paku )

Atau Klik disini untuk mengunduh versi Ebook/Pdf-nya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar Anda. Kami akan segera menanggapinya. Terimakasih, Tuhan memberkati.