googleb2757ebb443295f5 Masa Depan Cerah: Kimiawi Darah #14: Kesaksian para ahli

Senin, 26 Maret 2012

Kimiawi Darah #14: Kesaksian para ahli

Kini bagi para pembaca yang mungkin masih meragukan hal ini, izinkan saya mengutip beberapa pendapat para ahli yang dapat dipercaya. Di dalam buku yang berjudul Text Book of Physiology yang ditulia oleh Howell, Edisi Kedua, halaman 885 dan 886, saya membaca:

"Untuk dapat mengerti fungsinya secara umum adalah cukup dengan mengingat bahwa plasenta mengandung vascular chorionic papillae yang esensial dari fetus (janin bayi) yang terbungkus di dalam cairan darah membran desidual sang ibu. Fetal dan darah sang ibu tidak pernah berhubungan. Mereka dipiasahkan satu sama lainnya oleh dinding pembuluh darah fetal dan selaput epithelial chorionic villae."

Atau izinkan saya mengutip dari buku karangan William, Practice of Obstetrics, Edisi Ketiga, halaman 133:

"Darah janin di dalam pembuluh chorionic villae tidak ber¬campur dengan darah ibunya, terpisah satu dengan lainnya oleh dua lapiaan chorionic epithelium."

Dan dari buku yang sama, dari halaman 136 saya mengutip:

"Secara normal tidak ada hubungannya antara darah janin dengan darah ibunya."

Kini, manfaat bagi saudara yang berprofesi sebagai bidan, saya mengutip clari sebuah buku teks yang sudah tidak asing lagi bagi saudara. Cuplikan berikut ini saya kutip dari buku Nurse's Handbook of Obstetrics karangan Louiae Zabriakie, R. N., Edisi Kelima, halaman 75:

"Ketika sirkulasi darah mulai terjadi di dalam embrio, ia akan tetap terpisah dan berbeda dari darah ibunya. Semua makanan dan sampah larutan yang bergerak bolak-balik antara embrio dan si ibu haruslah melalui dinding pembuluh darah dari satu sirkulasi ke sirkulasi lainnya."

Dan dari buku yang sama, Saya mengutip dari halaman 82:

"Janin menerima zat-zat makanan dan oksigen dari darah ibunya melalui medium plasenta. Jantung janin memompa darah melalui arteri tali pusat ke pembuluh plasenta, yang keluar dan masuk dari jaringan kandungan dan berhenti dekat sekali dengan pembuluh kandungan, mengakibatkan difusi, melalui dinding-dindingnya, dari sampah-sampah hasil produksi dalam tubuh janin ke ibunya dan zat-zat makanan dan oksigen dari ibunya ke janin tersebut. Seperti yang telah dikatakan, pertukaran ini diakibatkan oleh proses osmosia, dan tidak ada percampuran secara langsung dari kedua aliran darah ini. Dengan kata lain, tidak ada darah dari si ibu yang mengalir ke dalam tubuh si janin dan begitu pula sebaliknya."

Klik disini untuk melanjutkan membaca Kimiawi Darah #15: Penetapan Allah yang ajaib.

Sumber:
Buku saku “KIMIAWI DARAH” oleh M.R. DeHaan, M. D.
penuai.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar Anda. Kami akan segera menanggapinya. Terimakasih, Tuhan memberkati.