googleb2757ebb443295f5 Masa Depan Cerah: Skandal Seks yang Melibatkan Penginjil Televisi, Pendeta, dan Tokoh Kristen Amerika, Kanada, dan Inggris (1)

Selasa, 20 Maret 2012

Skandal Seks yang Melibatkan Penginjil Televisi, Pendeta, dan Tokoh Kristen Amerika, Kanada, dan Inggris (1)

Apa kata Alkitab tentang kualifikasi penatua, penginjil, pendeta, dan tokoh Kristen? Di antaranya, mereka harus menunjukkan penguasaan diri yang mencegah dirinya dikuasai dosa dan menuruti keinginannya. “. . . hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah angggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran” (Roma 6:12-13). Selain itu, mereka harus saleh, adil, dan tidak bercacat di antara sesama orang percaya. “Kamu adalah saksi, demikian juga Allah, betapa saleh, adil dan tak bercacatnya kami berlaku di antara kamu, yang percaya” (1 Tesalonika 2:10). Secara khusus, para penatua tidak bercatat, punya hanya satu isteri, punya anak-anak yang hidupnya beriman, senonoh, dan tertib. “. . . supaya engkau menetapkan penatua-penatua di setiap kota . . ., yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib” (Titus 1:5-6). Selain itu, semua pelayan Tuhan membela kebaikan sesuai Alkitab. “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan” (1 Tesalonika 2:10).


Tidak semua pelayan Tuhan – pendeta, penginjil, dan tokoh Kristen – memenuhi kualifikasi alkitabiah tadi. Mereka khususnya dari Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Mereka terlibat atau dituduh terlibat tindakan-tindakan yang mencengangkan, memalukan, dan menurunkan rasa hormat tulus kita pada mereka: mereka terlibat atau dituduh melakukan skandal seks! Percaya atau tidak, mereka mencakup Paul Crouch, Sr., Presiden dan pendiri TBN, dan Benny Hinn!

Mereka semuanya adalah pelayan-pelayan Tuhan dari berbagai denominasi Injili, Pentakosta, Fundamentalisme, dan Protestan di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Sebagian besar dari aliran Pentakosta, Gerakan Firman Iman, Gerakan Karismatik, dan aliran-aliran sejenisnya; sisanya dari gereja-gereja Protestan tertentu, seperti dari Gereja Baptis. 

Siapakah mereka? Ada dua puluh sembilan di antara sekian yang kami pilih sebagai contoh-contoh kebobrokan moral/etika para pelayan Tuhan.

Charles Fox Parham, 1907

Parham, seorang tokoh Pentakosta AS, memulai gerakan neo-Pentakosta di AS. Tapi dia dituduh melakukan sodomi atau semburit di Texas dan ditahan polisi. Sebagai akibatnya, dia kehilangan semua kepercayaan dengan gerakan itu melalui muridnya, William Seymour!

Aimee Semple McPherson, 1920-an – 1930-an

Dia seorang penginjil wanita yang cantik, pendiri suatu denominasi Pentakosta di AS, dan penginjil Pentakosta pertama yang terkenal. Akan tetapi, wanita kelahiran Kanada ini kawin-cerai beberapa kali, diduga merekayasa drama penculikan atas dirinya sebanyak dua kali, salah satu selama lebih dari tiga puluh hari, demi menjalin hubungan asrama rahasia dan tidak resmi dengan lelaki tertentu yang sudah berkeluarga tahun 1926.

Kathryn Kuhlman, 1930-an

Dia seorang penyembuh rohani dan penginjil wanita terkenal asal AS, seorang pendeta Gereja Baptis dan pendiri Tabernakel KKR Kuhlman di Denver tahun 1933. Akan tetapi, dia terlibat suatu perzinahan dengan seorang rekan penginjil lelaki yang sudah berkeluarga. Lelaki itu menceraikan isterinya supaya dia menikah dengan Kuhlman dan menghancurkan Tabernakel KKR Kuhlman.

Billy James Hargis, awal 1970-an

Hargis seorang penginjil Kristen Protestan fundamental, penginjil yang membuat tafsiran harfiah tentang Alkitab dan yang taat secara ketat pada ajaran Kristen.
Seorang Kristen Protestan fundamental bersifat konservatif, yaitu, enggan menerima perubahan tapi lebih suka mempertahankan nilai-nilai dan kebiasaan tradisional. Berlawanan dengan Kristen Protestan fundamental adalah Kristen liberal, yaitu, Kristen yang berpikiran luas, toleran terhadap pandangan dan standar perilaku orang, kelompok, golongan, pengetahuan atau aliran yang berbeda. Salah satu ajaran Kristen Protestan fundamental mengatakan Alkitab diilhami Roh Kudus dan, karena itu, tidak berisi kesalahan apa pun. Terhadap kepercayaan konservatif ini, orang Kristen liberal mengatakan Alkitab suatu dokumen manusia yang berjangkauan luas. Misalnya, Alkitab berisi kisah-kisah yang tidak pernah terjadi alias berisi kebohongan seperti kisah penciptaan dan kisah air bah Nuh, dua kisah yang dipengaruhi bahan dari agama-agama kafir.
Selain itu, dia seorang penulis dan penginjil radio yang produktif asal AS. Dia membentuk Perguruan Kristen Amerika tahun 1971 untuk mengajarkan asas-asas Kristen fundamental. 

Akan tetapi, suatu skandal seks muncul di perguruan itu. Skandal itu melibatkan tuduhan bahwa Hargis melakukan hubungan seks dengan mahasiswa pria dan wanita. Sebagai akibatnya, dia dipaksa mundur dari jabatannya sebagai seorang anggota presidium Perguruan Kristen Amerika. 

Skandal-skandal seks lanjutan muncul melalui tuduhan lain. Anggota-anggota paduan suara Hargis, “All American Kids”, menuduhnya melakukan tindakan-tindakan seksual yang tidak senonoh. Perguruan itu akhirnya ditutup pertengahan 1970-an.

Apa tanggapan Hargis terhadap tuduhan-tuduhan itu? Dia secara terbuka menyangkalnya.

Lonnie Frisbee, 1970-an – 1980-an

Dia seorang penginjil Pentakosta homoseksual yang tertutup asal AS. Dia mendaku dirinya adalah seorang “nabi yang melihat” di akhir 1960-an dan 1970-an. Meskipun penampilannya seperti seorang hippie (seorang lelaki muda yang penampilannya tidak konvensional di AS tahun 1960-an), dia seorang pendeta dan penginjil Pentakosta yang sangat berhasil. Karena terlibat homoseksualitas, dia dipecat dari kepemimpinannya dalam gereja. Dia meninggal dunia karena AIDS tahun 1993.

Jim dan Tammy Bakker dan Jimmy Swaggart, 1980 dan 1991

Pada tahun 1986, Jimmy Swaggart, seorang penginjil Pentakosta asal AS, mulai serangan-serangan melalui layar televisi terhadap dua orang rekan penginjil televisi, Marvin Gorman dan Jim Bakker. Dia membongkar hubungan asmara Gorman dengan seorang anggota jemaat Gorman. Dia juga menolong membeberkan penyelewengan seksual Bakker; penyelewengan Bakker diatur seorang rekan ketika Bakker melakukan suatu perjalanan ke luar kota. Pembeberan skandal seks kedua penginjil itu mendapat liputan media yang luas.

Gorman membalas. Dia menyewa seorang penyelidik pribadi untuk membongkar kesembronoan perzinahan Swaggart sendiri dengan seorang pelacur. 

Swaggart akhirnya dipaksa mundur dari kependetaannya selama setahun. Dia membuat suatu permohonan maaf yang disiarkan televisi Februari 1988 kepada jemaatnya. “Saya sudah berdosa kepada-Mu, Tuhan,” katanya, “dan saya ingin memohon agar darah-Mu yang berharga membasuh dan membersihkan setiap noda sampai itu ada dalam lautan pengampunan Allah.” 

Ternyata kemudian Swaggart belum bertobat. Dia tertangkap basah oleh polisi Kalifornia tahun 1991 dengan Rosemary Garcia, seorang pelacur. Pelacur itu ikut bersama dia dalam mobilnya; Swaggart dihentikan di jalan karena salah memasuki jalur yang keliru. Ketika ditanya mengapa Rosemary berada bersama Swaggart, pelacur itu, barangkali seorang pelacur jalanan, menjawab, “Dia minta saya untuk seks. Maksudku, itulah sebabnya dia menghentikan saya [di jalan]. Itu yang saya lakukan. Saya seorang pelacur.”

James Cleveland, 1991

Pendeta Cleveland terkenal secara internasional sebagai seorang penyanyi lagu-lagu Gospel, seorang aranser lagu, seorang komponis, dan tokoh di balik penciptaan musik Gospel modern di AS. Tidak heran dia dijuluki Raja Musik Gospel AS. Tapi seniman musik Gospel dan rekaman musik Gospel ini diketahui adalah seorang homoseksual. Dia meninggal dunia karena AIDS. Cleveland pendiri Gereja Baptis Batu Penjuru di Los Angeles, Kalifornia.

Mike Warnke, 1991

Dia seorang penginjil dan pelawak Kristen Pentakosta dan Karismatik populer asal AS selama tahun 1970-an dan 1980-an. Mantan anggota Angkatan Laut AS ini terlibat kawin-cerai berkali-kali, berbagai hubungan asmara, dan perceraian.

Bob Moorehead, 1998

Dia pendeta Gereja Kristen Overlake, AS, suatu gereja mega non-denominasional (mirip Gereja Oikumenis di Indonesia) di Redmond, Washington, gereja terbesar di negara bagian Washington, dari tahun 1970-an sampai dengan Juni 1998. Moorehead seorang pendeta konservatif tapi khotbahnya bergaya dan suasana Karismatik. Pada bulan Juli 1996, dia ditahan polisi karena dituduh melakukan tindakan tidak senonoh dalam suatu kamar mandi untuk umum di Pantai Daytona, Kalifornia. Dia mengundurkan diri di tengah tuduhan melakukan penganiayaan terhadap anggota-anggota dewasa gerejanya selama acara-acara baptisan dan pernikahan puluhan tahun sebelumnya.

Roy Clements, 1999

Dia seorang penulis dan mantan pendeta Kristen Injili (Karismatik) di Inggris. Pada tahun 1999, dia menyingkapkan keterlibatannya dalam suatu hubungan homoseksual dengan seorang lelaki. Dia mundur dari jabatannya sebagai seorang pendeta, dan berpisah dengan isterinya.

John Paulk, 2000

Paulk (tidak berkerabat dengan Earl Paulk, akan disoroti sebentar) seorang tokoh Kristen asal AS yang terlibat homoseksualitas. Dia mantan ketua dewan pengurus Exodus International North America, suatu organisasi Kristen antar-denominasional nirlaba. Organisasi ini memajukan “peran Kebebasan dari homoseksualitas melalui kuasa Yesus Kristus”, didirikan tahun 1976 dan mencakup 120 lembaga penginjilan di AS dan Kanada serta lebih dari 150 lembaga penginjilan di 17 negara lain. Pada bulan September 2000, John Paulk ditemukan dan difoto dalam sebuah bar homoseksual di Washington, D.C. Dia dituduh lawan-lawannya bercumbu-cumbuan dengan beberapa orang lelaki langganan di bar itu.

Paulk membantah dia ada di bar itu kendati bukti-bukti foto mengatakan sebaliknya. Akan tetapi, sebelum dilaporkan terlibat skandal seks itu, dia menulis tentang kehidupannya sebagai seorng homoseksual. Lalu, dia mengaku ada di bar homoseksual itu tapi tidak untuk alasan seks.

Paul Crouch, Sr., 2004

Sebagai pendiri dan presiden Trinity Broadcasting Network, jaringan televisi Kristen Injili (Pentakosta) terbesar sedunia yang berpusat di AS, Paul Crouch diduga keras terlibat skandal seks. Pada tahun 2004, harian Los Angeles Times menerbitkan serangkaian artikel yang menimbulkan pertanyaan tentang tuduhan-tuduhan Enoch Lonnie Ford, seorang mantan karyawan lelaki pada TBN. Menurut tuduhan Ford, dia punya hubungan seksual dengan Crouch selama tahun 1990-an. 

Tapi TBN membantah tuduhan itu. TBN mengkleim bahwa dakuan-dakuan Ford adalah bagian dari suatu rencana pemerasan; sementara itu, Los Angeles Times adalah suatu “koran sayap kiri dan anti-Kristen.”

Meskipun ada bantahan itu, TBN diam-diam membayar uang tutup mulut kepada Ford. Jumlahnya mendekati setengah juta dolar AS. Kalau memang tidak ada hubungan homoseksual antara Paul Crouch, Sr. dan Enoch Lonnie Ford, mengapa Ford disuap supaya tutup mulut tentang tuduhannya? Ada udang di balik batu, bukan?

Douglas Goodman, 2004

Dia seorang pendeta Injili di Pusat Kristen Kemenangan di London, Inggris. Gereja Karismatik itu salah satu yang terbesar di Inggris. Meskipun demikian, Goodman punya reputasi buruk karena suatu skandal seks: dia terlibat serangan seksual terhadap empat anggota jemaatnya tahun 2004. Sebagai akibatnya, dia dipenjarakan selama tiga setengah tahun, dan Pusat Kristen Kemenangan ditutup.

Paul Cain, 2004

Cain seorang pendeta Kristen Pentakosta yang terlibat dengan gereja-gereja neo-karismatik dan Gerakan Karismatik. Suatu sumber lain mengatakan dia seorang pendeta Gereja Hujan Hari Terakhir, suatu gereja yang berkembang dari Pentakostalisme abad ke-20 di AS. Tapi sang pendeta dilaporkan terlibat alkohol dan homoseksualitas.

Nathan Braun, 2005

Pada bulan April 2005, Nathan Braun, seorang penulis asal Kanada tentang vegetarian Kristen dan penginjil asal AS, diusir dan dikeluarkan dari Konferensi Hak-Hak Hewan Akar Rumput. Dia dituduh melakukan serangan seksual terhadap seorang gadis remaja yang menghadiri konferensi itu.

Robert LIARdon, 2006

Dia seorang pendeta, penginjil, dan penginjil televisi Pentakosta asal AS. LIARdon mengaku dia punya hubungan seksual yang lama dengan seorang pendeta pemuda yang membantu pelayanannya.

Ted Haggard, 2006

Dia pendeta Gereja Hidup Baru (dari aliran Pentakosta/Karismatik) di Colorado Springs, Kolorado (AS) dan Presiden Perhimpunan Nasional Evangelis AS antara tahun 2003 dan November 2006. Kedudukan Haggard memampukan dia punya akses sewaktu-waktu ke Presiden AS George W. Bush. 

Pada tahun 2006, Haggard dituduh mengunjungi secara teratur seorang pelacur lelaki. Pelacur ini menyediakan juga metamfetamin, sejenis obat terlarang yang dipakai sebagai suatu rangsangan. 

Haggard mengaku kesalahannya dan mengundurkan diri dari kedua jabatannya tadi. Pengakuan dia ternyata bukanlah pertobatannya. Pada bulan Januari 2009, dia mengaku punya suatu hubungan seksual kedua dengan seorang lelaki anggota gereja.

Apakah skandal seks yang melibatkan Haggard menyadarkan dia agar tidak kembali menjadi seorag pelayan Tuhan? Tidak. Dia kemudian mendirikan sebuah gereja yang baru!

Paul Barnes, 2006

Rekan kerja Ted Haggard ini pendiri dan mantan pendeta senior gereja Injili Kapel Anugerah (beraliran Pentakosta/Karismatik) di Douglas County, Kolorado. Tapi Barnes kemudian mengaku kepada pengurus gereja bahwa dia melakukan kegiatan homoseksual. Sebagai akibatnya, pengunduran dirinya sebagai pendeta diterima 7 Desember 2006.

Lonnie Lathan, 2006

Pada tahun 2006, pendeta senior Gereja Baptis Tulsa Selatan merangkap seorang anggota Panitia Pelaksana Sidang Baptis bagian Selatan di AS ditahan polisi. Lonnie dituduh “menawarkan diri untuk terlibat dalam suatu tindakan percabulan” dengan seorang lelaki. Ternyata orang itu seorang perwira polisi lelaki yang menyamar.

Earl Paulk, 2007

Earl Paulk (tidak berkerabat dengan John Paulk) pendiri dan pendeta Gereja Penuai Bukit Kapel di Decatur, Georgia (AS), sebuah gereja mega Pentakosta/Karismatik di suatu pinggiran kota di Atlanta, dari tahun 1960 sampai dengan 1990-an. Sejumlah wanita dari jemaat gereja itu maju ke depan selama tahun 1990-an dan mengkleim Paulk melakukan hubungan seksual dengan mereka. Beberapa dakuan itu terbukti betul. 

Hal mengagetkan lain adalah kelihaian Earl Paulk menyembunyikan suatu hasil skandal seksnya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya terbongkar. Donnie Earl Paulk, seorang pendeta senior pada gereja tadi, dicurigai adalah putera hasil hubungan gelap Earl Paulk dengan seorang wanita tapi diakui sebagai keponakannya. 

Untuk membuktikan benar-tidaknya tuduhan itu, pengadilan di Decatur memerintahkan supaya suatu tes DNA terhadap Donnie diadakan tahun 2007. Ternyata tes itu menunjukkan bahwa Donnie Earl Paulk bukan keponakan melainkan putera Earl, hasil hubungan gelapnya dengan ipar perempuannya!

Uskup Michael Reid, 2008

Dia seorang penginjil Kristen Pentakosta di Essex, Inggris, pendiri Gereja Pentakosta Peniel di Essex, dan pendiri Yayasan Pelayanan Michael Reid. Gelar Uskup diberikan padanya dalam suatu pertemuan Persekutuan Internasional Gereja-Gereja Karismatik di Nigeria tahun 1995. Tapi pada bulan April 2008, dia mengundurkan diri sebagai seorang pendeta di Gereja Peniel. Ini dia lakukan sesudah dia mengaku melakukan hubungan di luar pernikahan selama delapan tahun. Skandal seks itu dilaporkan secara luas di Internet dan dalam koran-koran Inggris. Meskipun demikian, Reid masih aktif dalam penginjilan di Inggris dan di luar negeri!

Joe Barron, 2008

Dia salah satu dari empat puluh pendeta di Gereja Baptis Prestonwood. Ini salah satu gereja terbesar di AS, dengan 26.000 anggota.

Akan tetapi, Barron ditahan polisi 15 Mei 2008 sesudah dia menawarkan sejumlah uang untuk berhubungan seksual dengan seorang anak di bawah umur. Untuk menjumpai anak itu, Barron mengendarai mobilnya dari kawasan Dallas ke Bryan, Texas. Menurut dugaan, dia berencana terlibat dalam hubungan-hubungan seksual dengan seorang gadis berusia tiga belas tahun yang dia jumpai di Internet. Ternyata “gadis” itu seorang aparat penegak hukum yang menyamar.

Benny Hinn, 2009-2010

Hinn, penginjil televisi dan pendeta Karismatik tenar asal AS itu, didakwa oleh beberapa pendeta di Uganda, suatu bekas jajahan Inggris di Afrika, bahwa dia melakukan sodomi dengan seorang pendeta senior lelaki terkenal di Kampala, ibu kota Uganda. Skandal seks ini terjadi ketika Hinn mengadakan KKR dia di Kampala. 

Ketika skandal seksnya terbongkar, Suzanne, isterinya, yang akhirnya mengetahui kelainan seksual suaminya mengajukan gugatan cerai di pengadilan. Hinn mengatakan gugatan perceraian ini karena “perbedaan-perbedaan yang tidak bisa didamaikan” antara dia dan isterinya, suatu frasa yang secara samar-samar mencoba menutupi skandal seks yang dia lakukan.

George Alan Rekers, 2010

Rekers seorang pendeta Gereja Baptis bagian Selatan, seorang ahli psikologi, seorang mantan profesor Psikiatri Saraf dan Sains Perilaku pada Fakultas Kedokteran Universitas Kalifornia Selatan, AS. Pada tanggal 13 April 2010, George Alan Rekers, seorang pemimpin Kristen, dilaporkan difoto di Bandara Internasional Miami, AS, kembali dari suatu perjalanan ke luar negeri. Dia diketahui kembali bersama seorang pelacur lelaki berusia dua puluh tahun. Namanya Jo-Vanni Roman alias “Lucien”. Padahal, Rekers terkenal anti kaum homoseksual dan perilaku homoseksual. Skandal seks dia diketahui melibatkan seorang homoseksual sebagai seorang teman perjalanan; tindakannya jelas berlawanan dengan sikapnya yang melawan kaum homoseksual

Di blognya, Rekers menyangkal melakukan hubungan seksual dengan Lucien. Tapi dalam berbagai wawancara yang menyusul, Roman mengatakan Rekers sudah membayar dia untuk menyediakan pijatan bugil setiap hari, termasuk menyentuh kemaluannya.

Eddie L. Long, 2010

Pada bulan September 2010, pengaduan-pengaduan sipil diajukan terhadap Eddie L. Long, seorang pendeta suatu jemaat berjumlah sangat besar di Georgia dan di Gereja Baptis Misionari Kelahiran Baru, AS, oleh beberapa orang lelaki. Mereka menyatakan Pak Long memakai kedudukannya sebagai seorang pemimpin gereja untuk menggoda atau memaksa mereka setuju melakukan hubungan seksual dengan imbalan uang, perjalanan, dan barang-barang. 

Pada suatu peristiwa 26 September 2010, Pak Long mengatakan dia akan berjuang untuk mengatasi pengaduan-pengaduan sipil itu di pengadilan. Dia juga tidak akan berkomentar tentang tuduhan-tuduhan itu. 

Tapi pada tanggal 7 Desember 2010, Eddie Long memilih menyelesaikan pengaduan-pengaduan itu di luar pengadilan. Ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah tindakannya merupakan suatu pengakuan tentang perasaan bersalah padanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar Anda. Kami akan segera menanggapinya. Terimakasih, Tuhan memberkati.