googleb2757ebb443295f5 Masa Depan Cerah: Studi Saudi: Hampir Seperempat Telah Diperkosa; Dan 46% Pelajar “Menderita” Homoseksualitas

Selasa, 20 Maret 2012

Studi Saudi: Hampir Seperempat Telah Diperkosa; Dan 46% Pelajar “Menderita” Homoseksualitas

Duapuluhtiga persen mahasiswa Saudi telah diperkosa pada masa kanak-kanak. Sebanyak 62% di antara mereka tidak pernah melaporkan kasus perkosaan yang mereka alami. Ini karena pelakunya adalah seorang kerabat si korban. Dalam studi tersebut, disebutkan bahwa lebih dari 16% pelaku perkosaan adalah kerabat, terutama 5% adalah saudara kandung, 2% adalah guru, dan 1% adalah orangtua.

Diterjemahkan dari bahasa asli Arab oleh Al Mutarjim

Nara Sumber: Lebih 23% anak-anak dalam masyarakat Saudi telah diperkosa.
Pewawancara: Jadi sekitar seperempat anak-anak Saudi telah di ....

Nara Sumber: Sekitar seperempat anak-anak Saudi telah diperkosa. Enampuluhdua persen dari orang-orang itu ...

Pewawancara: ... adalah anak-anak.

Nara Sumber: Tidak, maafkan saya. Studi itu dilakukan terhadap para mahasiswa perguruan tinggi. Duapuluhtiga persen telah diperkosa pada masa kanak-kanak. Sebanyak 62% di antara mereka tidak pernah melaporkan kasus perkosaan yang mereka alami. Ini karena pelakunya adalah seorang kerabat si korban. Dalam studi tersebut, disebutkan bahwa lebih dari 16% pelaku perkosaan adalah kerabat, terutama 5% adalah saudara kandung, 2% adalah guru, dan 1% adalah orangtua. Dalam studi lainnya, yang dilakukan oleh Dr. In’am (al-Rabu’i), yang menjabat sebagai presiden untuk studi mengenai anak-anak di Rumah Sakit Angkatan Bersenjata di Jeddah, ia menyebutkan, atau memperingatkan bahwa dalam tahun-tahun ke depan, sebagai masyarakat kita akan menderita oleh karena sangat meluasnya kasus-kasus homoseksualitas. Alasannya adalah peningkatan kasus-kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak (yang dibawa) ke rumah sakit, demikian pula kekerasan sosial yang ditimpakan kepada anak-anak. Ia juga menyebutkan bahwa rumah sakit menemukan rata-rata 3 kasus pelecehan seksual setiap minggu.

Pewawancara: Seluas apa cakupan studi tersebut?

Nara Sumber: Saya tidak tahu, hanya inilah yang disebutkannya atas nama bangsa Saudi. Ini dipublikasikan atas nama bangsa itu, dan dapat dilihat sebagai hal yang sangat dapat dipercayai. Sebagai tambahan untuk itu, ada studi yang juga sangat serius dari Kantor Pengawasan Masyarakat. Studi ini melaporkan bahwa 46% pelajar di kota Riyadh menderita homoseksualitas. Duapuluhlima persen dari para pelajar di Jeddah menderita homoseksualitas. Kita harus mewaspadai hal ini agar dapat menurunkan jumlah ini dengan segera. Masyarakat telah menjadi sangat terpecah-belah. Jika kita mempunyai prosentase pelajar – anak-anak atau remaja – yang menyukai pasangan sejenis, ini adalah malapetaka. Maksud saya, kita tidak mempunyai masyarakat yang kuat. Kita benar-benar harus memperhatikan masalah ini dengan lebih serius.

Pewawancara: Ini adalah sesuatu yang baru di Arab Saudi untuk dijadikan sebuah artikel di suratkabar. Studi-studi yang anda sebutkan, apakah semua itu mengatakan bahwa ini adalah hal yang baru?

Nara Sumber: Tidak, ini bukan hal yang baru.

Ini videonya:



Sumber: buktidansaksi.com
Sumber Artikel: wikiislam.net

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar Anda. Kami akan segera menanggapinya. Terimakasih, Tuhan memberkati.