googleb2757ebb443295f5 Masa Depan Cerah: Indah pada waktunya - kesaksian klien LBH Mawar Saron

Kamis, 10 Mei 2012

Indah pada waktunya - kesaksian klien LBH Mawar Saron

Bapak Simon Rianto dan Bapak Ignatius Reko

Kami adalah karyawan tetap dari sebuah perusahaan sejak bulan Maret 1996 dan menerima upah sebesar Rp. 1.800.000,- (satu juta delapan ratus rupiah) setiap bulannya. Kemudian pada tanggal 19 Maret 2005, pihak perusahaan telah memutuskan hubungan kerja secara sepihak dengan kami. Perusahaan berdalih bahwa kami telah melakukan kesalahan berat dalam pekerjaan, sehingga kami akhirnya di PHK tanpa pembayaran akan seluruh hak-hak normatif yang seharusnya kami terima. Permasalahan ini sangat berat bagi kami, terlebih kami merupakan tulang punggung dalam keluarga dan pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan utama kami.

Benar apa kata orang bijak bahwa dengan menceritakan masalah kita kepada orang lain, maka setidaknya beban yang kita tanggung tersebut bisa berkurang. Berawal dari pembicaraan santai dengan teman mengenai permasalahan yang kami hadapi, Kami mendapatkan informasi mengenai keberadaan LBH Mawar Saron yang mampu membantu kami dalam menyelesaikan masalah kami tanpa harus membayar sepersen pun (gratis) sebagai jasa mereka. Akhirnya, kami memutuskan untuk memberitahukan masalah yang kami hadapin kepada pembela umum di LBH Mawar Saron. Lalu setelah itu, kami diberitahukan untuk melengkapi syarat-syarat administratif guna dapat diterima sebagai klien LBH Mawar Saron dan sejak tanggal 05 Juni 2005 atau ketika kami pertama kali tanda tangan kuasa, maka kami pun telah resmi diterima sebagai klien di LBH Mawar Saron.

Permasalahan kami ditangani dengan sungguh-sungguh oleh Pembela Umum di LBH mawar Saron mulai dari tingkat mediasi di Disnaker Jakarta Pusat, Pengadilan Hubungan Industrial sampai pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung, di mana kerja keras dan semangat dari tim Pembela Umum pada LBH Mawar Saron selalu fokus dan bersih kukuh untuk mempertahankan dan memperjuangkan akan seluruh hak-hak normatif kami sebagai pekerja yang telah di-PHK itu, akhirnya membuahkan hasil yang positif yakni dengan adanya Putusan Mahkamah Agung yang memenangkan kami dan mewajibkan kepada perusahaan untuk membayar hak-hak normatif kami berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Kami sangat bersyukur dengan bantuan hukum yang diberikan oleh LBH Mawar Saron. Kami merasa LBH Mawar Saron telah berjuang sepenuhnya untuk membantu masyarakat kecil. Bahkan tidak sampai disitu, Para Pembela Umum di LBH Mawar Saron juga senantiasa mendampingi kami sampai dengan terealisasinya pencairan dari hak-hak normatif kami, sehingga dengan uang yang menurut kami sangat banyak jumlahnya itu, kami dapat mempergunakannya untuk membayar hutang-hutang, biaya sekolah anak, mencicil rumah tinggal, dan sebagainya.

Kebahagian ini tidak akan tercapai tanpa adanya bantuan dari LBH Mawar Saron. Kehadiran LBH Mawar Saron benar-benar ibarat Oasis di Padang Gurun. Mereka memberikan secercah harapan dikala kami berbeban berat mengenai permasalahan hukum yang menggerogoti pikiran kami. Mereka membantu setiap orang miskin dan teraniaya yang bermasalah dengan hukum tanpa membedakan suku, agama, maupun ras.

Dan kepada seluruh jajaran yang ada di LBH Mawar Saron yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas pelayanan yang diberikan kepada kami, kiranya Tuhan senantiasa memberkati dan memberikan sukacita dalam pelayanan LBH Mawar Saron dan kami pun hanya dapat berdoa semoga LBH Mawar Saron semakin di berkati dan dapat terus menjadi alat kepanjangan tangan Tuhan untuk menolong dan memberkati orang-orang yang membutuhkan dan kiranya Tuhan juga mengganti berkat kepada LBH Mawar Saron berlipat kali ganda atas berkat-berkat yang sudah di berikan kepada kami. Terima kasih Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar Anda. Kami akan segera menanggapinya. Terimakasih, Tuhan memberkati.