googleb2757ebb443295f5 Masa Depan Cerah: Doa menghasilkan perubahan

Senin, 11 Juni 2012

Doa menghasilkan perubahan

Surat Pastoral Minggu 3 Juni 2012

Suatu malam ketika Kao Er, seorang Cina sedang mengikuti kebaktian doa, putranya yang berumur 8 tahun dan bayi perempuannya diculik. Para penculik menuntut tebusan sebesar 1.000 yuan. Tuan Er menulis di sebuah papan besar dan menempelkannya di depan tempat kerjanya. Papan itu berbunyi, "Aku bukanlah orang kaya. Aku tidak bisa membayar tebusan 1000 yuan. Aku tidak bisa membayar 500 yuan. Aku bahkan tidak bisa membayar 50 yuan. Tapi aku percaya kepada Tuhan. Ia sanggup membawa kembali anak-anakku tanpa tebusan.“

Papan tanda itu menimbulkan banyak olok-olok dari mereka yang melihatnya. Tak ada orang waras yang mengharapkan anak yang diculik dikembalikan hidup-hidup tanpa tebusan ! Minggu-minggu berlalu. Akhirnya, ketika para serdadu menyerbu bandit-bandit di pedalaman, dan para bandit itu terpaksa melarikan diri. Dalam pengejaran besar-besaran terhadap bandit-bandit itu, para tentara menemukan seorang anak, ternyata ia adalah anak Tuan Er.

Dalam penyerbuan yang kedua, para tentara berhasil menawan istri dari kepala bandit. Dan ia sedang merawat dua bayi, ternyata salah satu dari bayi tersebut adalah putri Tuan Er. Akhirnya kedua anak Tuan Er yang diculik dikembalikan dengan selamat. Tuhan melakukan hal yang mustahil – Ia mengembalikan anak – anak yang diculik tanpa tebusan.

Ketekunan Doa dan iman yang teguh menghasilkan pertolongan Tuhan yang ajaib. Saya menganjurkan setiap kita melibatkan diri untuk mendoakan jalan-jalan dan tetangga – tetangga kita, dan beriman untuk terjadinya tuaian dan pemulihan. Taburkanlah benih doa dan Firman di sekitar lingkungan kita masing-masing.


Oleh : Pdt. Adhi Sutikno, SH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar Anda. Kami akan segera menanggapinya. Terimakasih, Tuhan memberkati.